Kamis, 14 Januari 2010

TEORI-TEORI PEMBELAJARAN (KEKUATAN DAN KELEMAHAN)

  • Behaviorisme
Kelemahan :
  1. Pembelajar mungkin menemukan dalam sebuah situasi dimana stimulus bagi respons yang benar tidak terjadi, karenanya pembelajar tidak bisa menanggapinya.
  2. Seorang pekerja yang telah dikondisikan untuk menanggapi sebuah isyarat tertentu pada saat pekerjaan berhenti berproduksi ketika sebuah anomaly terjadi karena mereka tidak memahami sistem tersebut.
Kekuatan :
  1. Pembelajar difokuskan pada sebuah tujuan yang jelas dan bisa menanggapi secara automatis segala isyarat dari tujuan tersebut.
  2. Pilot Perang Dunia II dikondisikan untuk bereaksi terhadap siluet pesawat musuh, sebuah respons yang orang akan harap menjadi automatis.
  • Kognitivisme
Kelemahan :
  1. Pembelajar mempelajari sebuah cara menyelesaikan sebuha tugas, tapi ia mungkin tidak menjadi cara terbaik, atau disesuaikan dengan pembelajar tersebut atau situasinya. Misalnya, login ke internet pada satu computer mungkin tidak sama seperti login di computer yang lain.
Kekuatan :
  1. Tujuan adalah melatih pembelajar untuk melakukan sebuah tugas dengan cara yang sama dengan memampukan konsistensi.
  2. Melakukan login dan kemudian keluar pada computer kerja adalah sama bagi semua pegawai; mungkin yang penting adalah menjalankan kerutinan yang pasti untuk menghindari masalah.
  • Konstruktivisme
Kelemahan :
  1. Dalam sebuah situasi dimana kesesuaian adalah pemikiran dan aksi esensial yang berbeda mungkin menyebabkan masalah. Membayangkan bersenang ria di Revenue Canada jika setiap orang memutuskan untuk melaporkan pajak-pajak mereka dalam cara mereka sendiri, meskipun kemungkinan ada beberapa pendekatan “konstruktif” yang digunakan dalam sistem yang kita punyai.
Kekuatan :
  1. Karena pembelajar mampu menafsirkan realitas-realitas ganda, pembelajar menjadi mampu dengan lebih baik menghadapi situasi kehidupan nyata. Jika seorang pembelajar bisa menyelesaikan masalah, mereka mungkin menggunakan pengetahuan yang mereka punyai dengan lebih baik bagi sebuah situasi baru (Schuman, 1996 dalam Mark K. Smith, dkk, 2009)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar